blog yang membahas seputar Ilmu Komputer

  • ilmu komputer

    Halaman ini berisi tentang blog aldi rinaldi ilmu komputer .sebuah blog yang berisi tentang ilmu komputer

  • ilmu komputer

    Halaman ini berisi tentang blog aldi rinaldi ilmu komputer .sebuah blog yang berisi tentang ilmu komputer.

  • ilmu komputer

    Halaman ini berisi tentang blog aldi rinaldi ilmu komputer .sebuah blog yang berisi tentang ilmu komputer.

Tuesday, 14 February 2017

Jaringan Komputer

Jaringan Komputer

Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan komputer dan peralatan lainnya yang terhubung satu sama lain dalam satu kesatuan.disini informasi dan data bergerak melalui kabel ataupun tanpa kabel (wireless), sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar data dan informasi, mencetak pada printer yang sama, dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.

Agar dapat berfungsi dengan baik suatu sistem jaringan komputer minimal membutuhkan 3 (tiga) komponen dasar, yaitu :

1.         Host / Node (simpul)
Node merupakan sistem komputer utama jaringan, berupa komputer yang dapat diakses oleh pemakai. Agar komputer dapat terhubung dalam jaringan, maka pada CPU harus terpasang peralatan tambahan berupa Network Interface Card (NIC) atau biasa disebut LAN Card Selain itu bisa juga menggunakan wificard jika ingin terhubung melalui jaringan wireless

2.         Link (saluran)
Link merupakan media penghubung antar komputer yang satu dengan yang lain. Media saluran yang biasanya dipakai adalah kabel LAN atau menggunakan sinyal wireless pada perangkat nirkabel.

3.         Software
Program komputer juga merupakan komponen penting pada jaringan komputer karena berfungsi mengelola sambungan antar node sehingga dapat saling berhubungan. Misalnya seperti DHCP yang berfungsi untuk member alamat IP secara otomatis kepada setiap node.

Jaringan  komputer sendiri juga memiliki barbagai macam kelebihan dan juga kekurangan, berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan dari jaringan komputer :

 Manfaat jaringan komputer
Manfaat utama dari sebuah jaringan komputer yang dapat kita rasakan adalah kemampuan untuk dapat saling berbagi sumber daya (resource sharing) yang kita miliki seperti pemakaian printer, hardisk, cd-rom, dan peripheral lainnya secara bersama – sama, saling bertukar data (file sharing) dan kita juga bisa berkomunikasi dengan orang lain melalui berbagai media, seperti : email, chating, bahkan sampai video conference.

 Kekurangan
selain memiliki berbagai macam manfaat, jaringan komputer juga memiliki berbagai macam kekurangan, atau lebih tepatnya konsekuensi yang harus ditanggung oleh pengguna dari terhubungnya system komputer ke jaringan komputer. Kekurangan itu antara lain adalah masalah keamanan (security) baik pada pengaksesan berbagai sumber daya dari pihak – pihak yang tidak berwenang maupun masalah keamanan dari ancaman virus komputer yang terdapat pada data yang dipertukarkan.

Terlepas dari berbagai macam kekurangan yang ada, rasanya untuk komputer pada saat ini untuk terhubung ataupun menjadi bagian dari suatu system jaringan merupakan hal yang tidak bisa dihindari, bahkan bagi sebagian orang hal ini merupakan suatu keharusan. 

Kemudian secara umum jaringan komputer sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu :

1.      PAN (Personal Area Network)
Merupakan jaringan yang paling kecil biasanya hanya untuk melakukan transfer data yang berukuran kecil. Misal pada saat kita saling menghubungkan komputer ataupun perangakat lain seperti handphone, PDA, Smartphone, tablet, kamera, dan perangkat lainnya dengan jarak yang cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membantuk suatu Personal Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkan langsung ke komputer melalui kabel (USB ataupun FireWire), PAN juga sering dibuat dengan teknologi wireless seperti bluetooth, infrared atau WIFI.

2.      LAN (Local Area Network)
Merupakan sebuah jaringan komputer yang mencakup wilayah yang terbatas. Biasanya jaringan seperti ini digunakan untuk melakukan pertukaran data dari sebuah jaringan yang bersifat local. Dan biasa digunakan di dalam suatu gedung, kampus ataupun sebuah lab komputer.

3.      MAN (Metropolitan Area Network)
Merupakan suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data yang berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan dan lain sebagainya. Jadi MAN merupakan jaringan komputer yang terdiri dari beberapa LAN yang terhubung menjadi satu. Jangkauan dari sebuah jaringan MAN berkisar antara 10 sampai 50 km.

4.      WAN (Wide Area Network)
            Merupakan jaringan komputer dengan cangkupan wilayah yang sangat luas. Cangkupan dari jaringan ini bisa meliputi anatar kota, Negara, bahkan antar benua atau juga bisa didefinisikan sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router atau saluran komunikasi public. Internet sendiri merupakan salah satu contoh dari jaringan WAN ini.

5.      Internet
           
Pada dasarnya internet merupakan kumpulan jaringan yang terinterkoneksi. Hal ini terjadi karena orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung jaringan lainnya. Untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya.
6.      Jaringan Tanpa Kabel (wireless)
           Merupakan jaringan komputer dimana koneksi antar perangkat baik komputer atau perangkat lainnya tidak memerlukan kabel. Untuk bisa melakukan koneksi jaringan tanpa kabel ini membutuhkan beberapa perangkat tambahan seperti : WIFI Card, WLAN PCI Card, USB Dongle yang dipasangkan pada suatu perangkat (bisa komputer atau yang lainnya) dan untuk menghubungkan perangkat tersebut menggunakan access point. Selain itu system jaringan ini memiliki beberapa kuunggulan seperti : lebih fleksibel, biaya lebih murah karena tidak perlu kabel, perawatan lebih simple, dan irit tempat.

Topologi Jaringan
Adalah hal yang menjelaskan / menggambarkan hubungan geometris antara unsure – unsure dasar penyusun jaringan yaitu node, link, dan station. Sedangkan untuk jenis dari topologi jaringan ada beberapa seperti :

1.      Topologi Bus
Topologi Bus sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana pada topologi ini terdapat satu buah kabel coaxial yang dibentangkan dan komputer lain dihubungkan pada kabel tersebut.

      Kelebihan
      1.   Layout kabel sederhana sehingga instalasi relative lebih mudah
      2.   Kerusakan satu komputer client tidak akan mengganggu koneksi komputer lainnya
      3.   Hemat kabel sehingga biaya lebih murah
      4.   Penambahan ataupun pengurangan terminal bisa dilakukan tanpa mengganggu operasi yang sedang berjalan

      Kekurangan
      1.     Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal
      2.     Bila kabel utama panjang maka pencarian gangguan akan sulit
      3.     Kemungkinan terjadi tabrakan data (collision) apabila user mengirim data secara bersamaan lebih rentan terjadi sehingga kecepatan akan turun.
      4.     Keamanan data kurang
      5.     Membutuhkan repeater untuk jarak jauh.


2.      Topologi Bintang (Star)
      Topologi ini disebut topologi star karena bentuknya yang menyerupai bintang. Perangkat yang terdapat ditengah (concentrator) bisa berupa HUB atau Switch yang menjadi pusat, dimana semua komputer yang ada dalam jaringan tersebut dihubungkan ke concentrator.

Kelebihan
1.      Karena setiap komputer dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah.
2.      Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri
3.      Kegagalan pada satu terminal / komponen tidak mempengaruhi komunkasi komponen lain
4.      Control terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan

kekurangan
1.      Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan semua komunikasi.
2.      Jika pusat control berupa hub maka kecepatan berkurang sesuai dengan jumlah penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.
3.      Boros kabel
4.      kondisi hub harus selalu dalam kondisi bagus, kerusakan pada hub bisa membuat seluruh link menjadi lumpuh


 

3.      Topologi ring
      Disebut sebagai topologi ring karena bentuknya seperti cincin yang melingkar. Semua komputer yang ada pada jaringan ini akan terhubung pada sebuah cincin. Fungsi cincin ini sama seperti concentrator pada topologi star menjadi pusat berkumpulnya semua ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.

Kelebihan
1.      Dapat melayani aliran data yang padat
2.      Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server
3.      Transmisi data yang relative sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja

kekurangan
1.       Kerusakan pada salah satu media pengirim(terminal) dapat melumpuhkan seluruh jaringan
2.       Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, jadi pengiriman data lebih lambat
3.       Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena penambahan node atau terminal lebih sulit jika port sudah habis

4.      Topologi mesh
Topologi mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Oleh karena itu jika terjadi kegagalan komunikasi akan sulit untuk mendeteksinya. Selain itu juga boros dalam pemakaian media transmisi, karena tiap – tiap perangkat harus terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya yang ada di jaringan tersebut. Sehingga dalam topologi mesh setiap komputer atau perangkat akan terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya (dedicated links).

Kelebihan
1.      Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.
2.      Data yang dikirim akan langsung menuju ke tujuan tanpa harus melewati komputer lain sehingga pengiriman data lebih cepat.
3.      Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
4.      Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

kekurangan
1.      Setiap komputer harus memiliki I/O port, banyak membutuhkan kabel sehingga juga membutuhkan banyak biaya.
2.      Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.
3.      Biaya yang besar karena harus memelihara hubungan yang berlebih

5.      Topologi tree
      Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.

Kelebihan
1.      Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point
2.      Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik HUB
3.      Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur
4.      Topologi tree ini mampu untuk menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi repeater yang ada pada HUB.

kekurangan
1.      Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan
2.      Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi ke terminal terminal.
3.      Penggunaan kabel menjadi lebih banyak jadi perlu suatu perencanaan yang matang untuk membuatnya.
4.      HUB menjadi elemen yang kritis

6.      Topologi linier
      Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania).

Kelebihan
1.     Hemat kabel
2.     Tata letak kabel sederhana
3.     Mudah dikembangkan
4.     Tidak butuh kendali pusat
5.     Penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang sedang berjalan

kekurangan
1.    Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
2.    Kapadatan lalu lintas tinggi
3.    Keamanan data kurang terjamin
4.    Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah
5.    Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Perangkat Jaringan

1.      NIC (Network Interface Card)
NIC (Network Interface Card) atau Ethernet card adalah perangkat yang berfungsi sebagai media penghubung antara komputer dengan dengan jaringan luar. Pada Ethernet card terdapat beberapa jenis port, diantaranya port BNC (Barrel Nut Connector) dan RJ-45, namun untuk sekarang ini yang sering dipakai adalah port RJ-45.

2.      REPEATER
Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal yang melemah karena melewati media transmisi yang panjang. Cara kerja repeater ini sama dengan cara menerima sinyal dari satu segmen kabel kemudian memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal aslinya, sehingga jarak transmisi atau kabel dapat diperpanjang.

3.      HUB dan SWITCH
Hub dan Switch adalah perangkat konsentrator yaitu perangkat yang digunakan untuk menyatukan kabel – kabel dari workstation, server, atau perangkat host lainnya. Kedua perangkat ini biasanya digunakan pada topologi star dan digunakan sebagai konsentrator. Sedang switch sendiri memiliki kemampuan yang lebih baik daripada Hub.

4.      BRIDGE
Fungsi dari Bridge hampir sama dengan repeater, tetapi bridge ini mampu untuk menghubungkan antar jaringan yang memiliki / menggunakan transmisi yang berbeda. Misalnya, jaringan Ethernet baseband dengan Ethernet broadband. Bridge dapat pula menghubungkan jaringan yang menggunakan tipekabel yang berbeda atau topologi yang berbeda. Bridge juga dapat mengetahui alamat IP setiap komputer pada tiap – tiap jaringan.

5.      ROUTER
Router merupakan perangkat khusus yang digunakan untuk menangani konektivitas antara dua jaringan atau lebih yang terhubung melalui paket switching. Cara kerja router dengan melihat alamat asal dan alamat tujuan dari paket yang melewatinya kemudian router memutuskan rute mana yang harus dilewati paket tersebut untuk sampai ke tujuan. Router mengetahui alamat masing – masing komputer di lingkungan jaringan lokalnya, mengetahui alamat bridge, dan router lainnya.

6.      MODEM
Modem atau modulator-demodulator merupakan perangkat yang berfungsi merubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Secara umum digunakan untuk memperoleh koneksi internet baik menggunakan kabel telepon maupun sinyal mobile.

7.      ACCESS POINT
fungsi dan pengertian dari access point tidak jauh berbeda dengan HUB atau Switch yaitu sama – sama bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal, hanya saja access point ini menggunakan teknologi wireless. Di access point inilah jaringan internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio , ukuran dan kekuatan dari gelombang radio yang dipancarkan akan sangat berpengruh pada coverage dari jaringan itu sendiri

8.      KABEL
Merupakan media yang digunakan untuk menghubungkan perangkat perangkat yang ada pada satu jaringan. Ada beberapa jenis kabel jaringan yang mungkin kita jumpai di tempat kita seperti kabel UTP, kabel Coaxial, kabel Fiber Optic dll.
Share:

Blog Archive